Siapa Sebenarnya ?
Wahai engkau perintis kehidupanMengukir hidup nan pasti
Bersama mengepulkaan asap berapi-api
Untuk bangkitkan kembali semangat negeri
Perhelatan titik kejenuhan insan
Tak tertanggapi riuh mengeluh
Sadarkah engkau?
Bersama angin hawa ketidakpastian yang menipu mematahkan obsesi
Kami tahu engkau bukan pengkhianat
Tapi biarkan kami beradu dengan waktu untuk gapai cita dan cinta kami
Mimpi kami yang tertimbun di benak nan jauh itu
Jangan biarkan semua lena karenamu, ulahmu, dan semua yang palsu itu
By: RH

0 comments: