Skripsi VS UN

10:16 PM hidayahratih.blogspot.com 0 Comments

Skripsi bagi sebagian mahasiswa tingkat akhir merupakan tantangan terbesar sepanjang perjalanan kuliah. Perbedannya adalah ketika masih berada dijenjang sekolah menengah yaitu pada Ujian Nasional (UN) yang menjadi tonggak kelulusan, sedangkan saat berada di perguruan tinggi skripsi merupakan salah satu tugas akhir untuk mendapatkan menjadi tolok ukur kelulusan seseorang untuk menyandang gelar sarjana. Skripsi sebenarnya tidak berbeda jauh dengan tugas-tugas lain saat perkuliahan, hanya saja skripsi lebih membutuhkan kematangan dalam penguasaan materi dan analisis hasil penelitian.
Tahap demi tahap yang dilakukan oleh mahasiswa ketika mulai mengerjakan skripsi adalah melakukan bimbingan kepada dosen pembimbing. Dimulai dari proposal skripsi, hingga memasuki bab dalam isi skripsi, kemudian instrumen penelitian dan terakhir masuk pada bimbingan akhir tentang hasil penelitian berupa olah data dan analisis penelitian.
Sebenarnya, beberapa orang mengatakan bahwa skripsi itu mudah dan cepat selesai asalkan selalu dikerjakan pasca bimbingan rutin dengan dosen (baca: resvisi). Tidak mungkin tidak, seorang mahasiswa pasti pernah mengalami yang namanya revisi saat melakukan bimbingan revisi. Kadang bisa berkali-kali hingga mencapai “accomplish” atau lebih terkenal dengan kata “acc”. Ketika bimbingan sudah menadapatkan/ mendengar kata-kata “acc” dari dosen, maka dengan lega mahasiswa merasa senang karena perjuangannya telah diakui. Tetapi, sering kali mahasiswa setelah bimbingan dan mendpatkan kata “revisi” beberapa kali, inilah yang seringkali membuat mahasiswa malas untuk melakukan bimbingan kembali.

Terlalu lama tidak bimbingan terhadap dosen inilah yang menyebabkan skripsi seorang mahasiswa tidak kunjung selesai karena terlampau lama yaitu sering membiasakan revisian yang tidak kunjung dikerjakan. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa hendaknya setelah melakukan rutinitas bimbingan, juga harus diimbangi dengan melakukan revisi terhadap skripsinya. Kemudian kunci saat mengerjakan skripsi adalah jangan mudah mengeluh dan putus asa, karena skripsi bukan saja menguji seberapa benar penelitian yang dilakukan tetapi di sinilah mental mulai teruji. Menunggu dosen, meminta tanda tangan, dan lain sebagainya merupakan beberapa kerikil yang akan mengantarkan seseorang pada gerbang kelulusan saat di perguruan tinggi, so....sabar ya para pejuang skripsi ! jangan mudah menyerah !. J

0 comments: